Sedikit Bicara Banyak Bertindak untuk “Save KPK”.


Ada apa dengan KPK, pertanyaan yang muncul ketika marak pemberitaan tentang perseteruan 2 aparat penegak hukum di Negara ini (baca : Indonesia). Jika mau di telisik lebih jauh, ini adalah peristiwa kesekian kalinya, dengan isi cerita yang sedikit berbeda, tapi memiliki sedikit kemiripan. Khalayak ramai membicarakan ini dengan topik dan tema yang berbeda-beda, artinya ada banyak garis yang dapat ditarik dalam wacananya.

Mengutip prinsip System Thingking yang diungkapkan oleh Peter Senge, bahwasannya perlu melihat secara komprehensif dari sebuah fenomena dan melihat proses perubahan (bukan hasil perubahannya), maka hendaknya perlu dipakai menjadi dasar dalam perbincangan ini. Artinya, KPK harus ditempatkan sebagai sebuah institusi dari sebuah sistem besar (suprasistem) serta memiliki paradoks.

Kekuasaan rakyat adalah mutlak. Dengan demikian, jika suara Tuhan (suara rakyat) mengatakan “Jalan terus”, maka tentunya perlu dilihat sebagai keharusan. Namun hal ini tidak sembari dapat menyelesaikan problematika yang ada. Perlu dilihat pada aspek yang berbeda lagi.

Sebuah hal penting yang terkadang diabaikan. Kita semua lupa, ketika kita meneriakkan anti korupsi, sudahkah dengan kesadaran diri, bahwasannya perilaku korup itu bersih dari gerak polah kita?. Ibarat tidak tampak melihat gajah di pelupuk mata, namun tampak jelas melihat semut di seberang lautan. Jika hendak menyelematkan bangsa dari jeratan korupsi, sederhana saja, mulai dari kita. Sedikit bicara banyak bertindak, itu langkah awal untuk “Save KPK”?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s