Sekedar Pembuka Kuliah


Kehadiran di kelas oleh sebagian Mahasiswa seringkali hanya di pandang sebagai formalitas semata. Tidak sedikit pula yang datang mengisi bangku-bangku kelas menggoreskan raut muka yang sarat dengan rasa tertekan dan kebimbangan. Cara pikir dan pandang, bahwa kuliah hanya untuk membubuhkan tanda tangan di list absensi, sekedar duduk manis menunggu saatnya usai kuliah, mencari bangku yang cukup strategis agar leluasa berperilaku keluar dari sikap belajar dan tidak terjangkau dari pandangan “panggung pengajar”.

Sangat memilukan memang bagi sebagian mahasiswa, jika di kelas terus digelontor dengan tulisan materi di papan tulis (white board) atau pun slide / LCD.
Sedangkan, kedatangan mahasiswa di kelas tidak untuk maksud “mulia” itu. Meski mahasiswa dapat membacanya dengan jelas, tentu saja buram untuk di pahami. “Kerelaan” untuk mencari pengetahuan dan kekayaan fenomena keilmuan hampir tidak ada. Suasana kelas di wilayah Almamater ini jauh dari nuansa keramahan bagi persemaian manusia yang holistik.

Semoga media ini dapat menjadi sarana yang representatif untuk belajar. walapun di sadari, sepintas memang tidak ada kaitan yang bersifat solusif , tapi mungkin saja sedikit menjadi supporting system dalam penguatan misi akademik yang konkrit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s