Lebih akrab di panggil “Opha”. Laki-laki, lahir di Demak (Jawa Tengah), 30 Juni 1977. Memiliki garis kesukuan dari Ambon, tetapi tidak primordial dengan ke-suku-annya. Bermain di arena civitas akademika adalah hal yang digemari, terlebih dalam konteks pembelajaran.
Menghargai perbedaan, asal berada dalam area yang strategis untuk pengembangan pengetahuan. Melatih kemampuan menulis adalah hal yang selalu dilakukan, meski masih terlalu jauh dari idealnya. Pintu akan selalu terbuka untuk kehadiran forum diskusi padat ilmu dan pengetahuan.



10 tanggapan so far ↓
STR // April 2, 2008 pada 7:16 am |
ALAMAK. Ambon LAhir deMAK. Piss ….
Ayo diskusi!
randy wibowo // Mei 22, 2008 pada 1:48 am |
opha….hehehe…
malu bertanya sesat di jalan, banyak bertanya malu-malu’in…
jangan bosan sy tny terus ya…
GBU ^^
henry // Juni 11, 2008 pada 3:15 am |
Pha, coba media penyampaian materinya juga di share ke flearn donk.
Biar bisa liat perkembangannya secara berkala.
Donlot materi juga mudah.
Ya itu hanya sekedar usulan, tolong di realisasikan (loh…)
hwehehehehe…
rudylatuperissa // Juni 11, 2008 pada 7:11 am |
@ Henry : Usulan yang baik…. nanti saya pertimbangkan.
Thanks atas usulannya.
dian ade permana // Juli 20, 2008 pada 3:18 pm |
halow pha…
dah jadi direktur bistek ya?
hehehehehehe…ada
STR // Agustus 18, 2008 pada 3:18 pm |
Opha, aku risih kalau Scientiarum terus-terusan di posisi yang sekarang. Koordinasi di bawah SMU, tapi duit dapat dari WR 3. Aku nggak mau WR 3 terus-terusan intervensi LK. Tapi aku juga nggak mau koordinasi dengan SMU.
Aku mau Scientiarum lepas dari keduanya.
Bisakah Bistek bantu Scientiarum untuk inkubasi? Setelah kami cukup kuat, kami akan keluar dari UKSW, meskipun kami akan tetap hadir dari, oleh, dan untuk UKSW.
Mahasiswa Harvard aja bisa bikin The Harvard Crimson mandiri. Mahasiswa UKSW juga mestinya bisa. Tolong Opha ….
dian ade permana // Agustus 20, 2008 pada 12:14 pm |
pro STR : nanti jika bistek yang intervensi gimana? ato pihak yang yang menginkubasi intervensi gmn?
tidak ada masalah selama teman2 di SA bisa tetap menjaga indepedensinya..keep struggle..
seehngojennaca! // Oktober 25, 2008 pada 1:52 pm |
forscientiarum!
“tidak ada ruang dan waktu yang benar-benar otonom” ingatlah selalu!
tempat yang paling baik adalah cara kita melihat sesuatu.
Noe // November 21, 2008 pada 2:01 pm |
outbondnya kemahalan pak
rudylatuperissa // November 26, 2008 pada 11:08 am |
@Noe : Oh…ya….
seharusnya atau idealnya berapa kalo kamu sudah ikut kegiatannya? bisa beri masukan berapa idealnya?