Utopia, Hidup Sejahtera yang Merata

Agustus 26, 2008 · 1 Komentar

Sesaat setelah membaca sebuah artikel yang ditulis oleh seorang Guru Besar FE UKSW, dengan Judul Neo-liberalisme dan Neo-sosialisme, dalam sudut pikiran saya mulai muncul sebuah respon balik. Respon berbentuk pertanyaan-pertanyaan, yang muncul karena ternyata kita sedang berada pada dunia yang terus berusaha untuk “sempurna”. Sayangnya, keadaan (Entah Walfare State ataupun Social State) yang diidamkan tidak kunjung tiba, yang ada hanyalah kontradiksi dalam sebuah dialektika yang tak berujung pangkal.

Contoh simple, Kehadiran “Reagenomics dan Thatcherism“, oleh sebagian orang dianggap sebagai obat mujarab bagi krisis ekonomi yang tejadi di akhir tahun 70-an hingga awal tahun 80-an. Persoalan efisiensi Baca terus →

→ 1 CommentKategori: Aktivisme

Ketika “Negarawan” Bicara Golput

Juli 10, 2008 · & Komentar

“Orang-orang golput seharusnya tidak boleh menjadi WNI, karena mereka menghancurkan sistem dan tatanan demokrasi serta perundang-undangan di negara ini”

Kalimat diatas merupakan statement yang dilontarkan oleh seorang, yang katanya negarawan oleh sebagian orang, Megawati Soekarnoputri, saat memberikan orasi dalam Kampanye pemilihan Gubernur Maluku (www.Kompas.com). Masih dalam ingatan saya, sebelumnya Megawati juga pernah mengatakan bahwa “Golput adalah tindakan egois” disela-sela kampanye di Tegal, Jawa Tengah. Tak luput pula, Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden, juga pernah melontarkan hal senada.

Pertanyaannya, apa sih sebenarnya yang dipermasalahkan dari kelompok masyarakat yang mengatakan dirinya Golput, sehingga seorang “negarawan” sekelas Megawati dan Baca terus →

→ 5 CommentsKategori: Activities

Euro 2008 : Eksploitasi Besar-besaran terhadap Bangsa Penonton

Juni 30, 2008 · & Komentar

Revolusi Industri yang terjadi pada akhir abad 18, telah berhasil me-reform peradaban ekonomi di dataran eropa. Tak terkecuali, Paradigma ekonomi yang berpondasikan industri padat karya, diformat ulang menjadi industri yang padat mesin dan teknologi. Meski terdapat ekses negatif yang dimunculkan, akan tetapi sebagian besar mahluk berakal telah merasakan kenikmatan dampak dari sejarah dunia ini. Tentunya, Ekonomi yang kapitalistik semakin dipercayai akan memberikan kesejahteraan dunia.

Tetapi tunggu dulu!, bagaimana dengan kesejahteraan yang merata? sudahkah ada kejelasan mengenai Baca terus →

→ 2 CommentsKategori: Aktivisme

Mendudukan Kembali Makna Anarki

Mei 30, 2008 · & Komentar

Judul berita di sebuah media beberapa waktu lalu menyebutkan, Kapolri : Pendemo Anarkis Akan Ditindak Tegas. Melihat judul tersebut, saya mulai gusar. Kegusaran saya muncul karena ternyata kata Anarkis sekarang sering di pakai untuk memaknai tindakan kekerasan ataupun brutal oleh sekelompok orang. Demonstrasi yang berakhir ricuhpun disebutkan dengan tindakan anarki. Melihat fenomena ini, maka kata “anarki” telah dimaknai secara keliru. Keliru karena dapat saja menjadi pembodohan bagi publik, sebagai upaya menolak, Baca terus →

→ 6 CommentsKategori: Aktivisme