Sebuah argumentasi baru saja saya baca, dalam buku dengan judul “Connected”, karangan Nicholas A. Christakis, M.D., Ph.D. & James H. Flower, Ph.D. Berdasarkan beberapa hasil penelitian dan percobaan fenomena menunjukkan bahwa seringkali orang lebih memperhatikan kekedudukan relatifnya di dunia daripada kedudukan absolutnya. Orang mengukur kemakmuran bukan berdasarkan berapa banyak uang yang mereka dapat atau berapa banyak barang yang mereka konsumsi, tetapi justru berapa yang mereka dapat atau konsumsi dibandingkan dengan orang lain yang mereka kenal.
Kritik tajam terhadap kehidupan sosial manusia modern. Hal tersebut berani saya katakan, karena fenomena tersebut semakin menjadi-jadi. Terlebih lagi ketika kita “terjebak” dalam peliknya persoalan kemasyarakatan di negara dunia ketiga. Continue reading
